Jumat, 10 Maret 2017

Tips Mendidik Anak Agar Tak Manja Ala Titi Kamal

Vemale.com - Setiap orang tua terutama ibu tentu punya cara tersendiri untuk mendidik buah hatinya. Titi Kamal ternyata juga punya cara sendiri untuk mengasuh putra pertamanya dengan Christian Sugiono. Dilansir oleh KapanLagi.com (16/9), Titi mendidik Arjuna Zayan Sugiono agar tak manja meskipun kedua orang tuanya mapan. Lalu bagaimana sih cara Titi mendidik putranya?

"Semua hal sih kalau soal anak orang bilang anak ini kalau nangis langsung dipeluk. Kadang aku lihat nangisnya karena apa nih!? Aku pengen mendisiplinkan. Nggak mau terlalu memanjakan," ujar Titi Kamal.

Soal makan, anak kadang memang rewel dan sedikit merepotkan. Nah, Titi tak pernah bermasalah dengan ini karena sejak kecil Arjuna sudah diajari untuk disiplin. Hal tersebut ternyata punya dampak yang positif.


"Kadang ada yang bilang ngasih makan sampai lari-lari, ngejar-ngejar atau apa. Aku pengen begitu makan, dia duduk manis. Jadi ada beberapa hal yang memang aku lakukan untuk mendisiplinkan. Aku tahu yang terbaik, jatuhnya sekarang aku puas sama hasilnya dengan aku menerapkan jadi diri aku sendiri. Juna tetap berkembang secara kreatif, tetap disiplin juga," katanya.

Titi pun mau berbagi tips dengan para Mommy agar si kecil jadi anak yang bertanggung. Ternyata semua itu berawal dari didikan yang tak selalu mengikuti kemauan si kecil. Titi selalu mengarahkan Juna kepada hal yang positif.

"Triknya banyak sih. Dari dia lahir kata orang lain kalau dia nangis tuh ayo cepet diangkat, nggak kata dokter nggak gapapa tahan dulu selama nggak sampai yang apa gitu. Banyak hal lah. Aku kadang bilang ayo Juna tidy up. Orang yang hah (heran)? Tapi dari kecil sudah bisa buang sampah sendiri," tandas wanita cantik ini.

Selain fokus mendisplinkan anak, Titi rupanya juga memperhatikan betul soal pendidikan dan juga pengetahuan agama Juna. Ini terlihat dari postingan video Titi di akun instagram miliknya. Oada video tersebut terlihat Juna yang sedang belajar membaca huruf hijaiyah di Iqra'. Titi memang sepertinya tak ingin terlalu mengeksploitasi sang buah hati agar terjun ke dunia hiburan. Ia ingin Arjuna menikmati masa kecil seperti anak normal lainnya.

Nah Mommy, semoga tips parenting ini bermanfaat ya. Selamat mencoba.

Seumber: vemale.com

Minggu, 05 Maret 2017

Perhatian! Ini Bahaya Menggunakan Ponsel Dalam Kegelapan Akan Menyesal Seumur Hidup


Perhatian bagi yang suka membaca ditempat gelap. Menggunakan Ponsel, Laptop atau Ipad dalam kegelapan akan menyesal seumur hidup. Efeknya, anda akan terkena penyakit MAKULA atau penyakit mata. itu berarti sudah menderita kanker mata.

“Jika sudah terkena Makula, anda hanya menunggu buta, karena obat modern tidak bisa mengobatinya, apalagi menyembuhkan,” ujar Profesor Li Li direktur Rumah Sakit of Ophthalmology, Jumat (11/4).

Dia memperhatikan, baru-baru ini, semakin banyak pasien berumur 30~40 tahun berobat ke dokter, karena sebelum tidur dan setelah lampu dimatikan, masih juga menggunakan ponsel.

“Sinar menyilaukan yang kuat dari ponsel, bila langsung menyinari mata lebih dari 30 menit, akan menyebabkan penyakit mata degenerasi Makula, ini akan menyebabkan kerusakan yang cepat dari pandangan mata,” paparnya.

Khususnya penyakit Makula yang tak dapat disembuhkan. “Setelah lampu mati layar ponsel terlihat sangat terang dalam kegelapan. Melihat dari jarak dekat, energi tinggi menyinari mata langsung, akan merusak makula mata,” katanya.

Profesor Li Li mengatakan bahwa gejala degenerasi Makula kebanyakan adalah orangtua. Namun baru~baru ini ada kecenderungan penderita adalah pasien yang lebih muda.

Di antaranya peningkatan pasien pada usia 20~40 tahun bertambah 3 kali lipat, sebagian besar adalah pengguna berat Ponsel Pintar / Ipad.

Setelah lampu dimatikan, apakah itu Ponsel atau Ipad. Tidak hanya degenarasi Makula. Pada awal akan muncul gejala dini mata kering, yang lebih serius adalah katarak muncul duluan,

Bahkan kehilangan penglihatan dan menjadi buta. Gejala awal penyakit, harus diobati dengan laser atau suntikan steroid, baru memiliki kesempatan untuk sembuh.

“Hati hati dengan Mata karena ia jendela dunia,” ingat Prof. Li Li. (Zul)

Janda Ini Tertidur Usai Semalaman Begituan Berkali-Kali, Saat Bangun Hal Mengejutkan Ini Terjadi

Ilustrasi 

Seorang janda, Luh PR (31) asal Singaraja tampak celingak-celinguk di depan Mapolsek Sukawati, Minggu (5/3/2017) pagi.

Bekerja di sebuah salon di kawasan Sukawati itu tampak ragu-ragu ketika ingin melaporkan kasus pencurian ponsel yang dialaminya.

Ia kehilangan ponsel Samsung JT5 miliknya dicuri oleh teman kencan yang diajaknya indehoy di kosannya di daerah Singapadu.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali menyebutkan, PR mengenal pelaku pencurian yang diduga bernama Artha lewat sosial media Facebook.

Artha mengaku bekerja di kapal pesiar dan datang ke Bali untuk menghabiskan uang dan keduanya saling bertukar nomor ponsel.

Setelah cukup lama mengenal satu sama lain, Sabtu (4/5/2017) A bertandang ke indekos PR.

Usai bercakap-cakap, keduanya yang tengah dimabuk asmara ini pun melakukan hubungan intim.

Setelah melakukan hubungan intim yang pertama, A meminta izin pulang namun, permintaan itu ditolak PR dan meminta melayaninya hubungan intim untuk kedua kali.

Usai berhubungan intim kedua, PR pun terlelap.

PR baru terbangun pada Minggu (5/3/2017) sekitar pukul 03.00 wita dan saat bangun, A masih berada bersamanya di kamar.

PR kemudian meminta A kembali melayaninya berhubungan intim ketiga kali.

Namun, permintaan itu ditolak A karena telah kecapaian melayani PR sebelumnya namun karena permintaannya tak dikabulkan A, PR pun kembali tertidur.

Ketika bangun pada pagi hari, PR mendapati kekasihnya itu sudah tidak ada di kamar.

Saat ingin menelepon temannya tersebut, PR menyadari ponsel seharga Rp 3,1 juta yang ditaruhnya di atas kulkas telah raib.

“Kata korban, dia berani mengajaknya di kos, karena dia ngakunya tidak beristri dan mengaku akan memperkenalkan korban ke orangtuanya,” ujar sumber di kepolisian.

Kapolsek Sukawati, Kompol Pande Sugiarta membenarkan adanya laporan tersebut.

Kata dia, korban dan terlapor berkenalan dari Facebook.

Setelah cukup dekat dan terlapor mengaku tidak beristri dan korban dijanjikan untuk dikenalkan pada orangtua terlapor.

Korban pun akhirnya mengizinkan A menginap di kosan korban.

Saat ini pihaknya sedang memburu terlapor berdasarkan identitas yang diberikan oleh korban namun identitas terlapor yang diberikan korban relatif sedikit.

Dan masih diragukan keabsahannya.

“Menurut korban pelaku bernama Artha, usia 35 tahun, tinggal di Gatsu Tengah dan baru datang usai bekerja di kapal pesiar. Apakah itu identitas asli, kami masih selidiki,” ujarnya.


Sumber: tribunnews.com

Di Duga Mengandung Zat Yang Tidak Halal, Importir Mi Samyang Akhirnya Angkat Bicara

Mi Samyang

Mi Samyang, mi instan asal Korea populer di Indonesia sejak 2016 lalu setelah jadi ramai objek tantangan sejumlah selebriti di Youtube dan media sosial lain.

Setiap orang yang mengikuti Samyang Challenge harus melahap sepiring penuh Mi Samyang yang super pedas tanpa boleh minum sedikit pun.

Belakangan peredaran Mi Samyang mengundang polemik. Mi yang di pasaran dijual seharga 17 ribu hingga 20 ribu rupiah per bungkus itu diduga mengandung zat yang tidak halal. Seperti yang ditemukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep beberapa waktu lalu. Usai melakukan sidak ke beberapa toko, ditemukan Mi Samyang dengan kemasan kuning yang mengandung enzim babi.

PT. Korinus selaku importir Mi Samyang akhirnya angkat bicara. Dijelaskan Endra Nirwana selaku Sales & Marketing Manajer PT. Korinus, ada beberapa perusahaan yang mengimpor mi instan dari korea. Namun, tidak semuanya mengandung unsur babi.

"Sejauh ini kami hanya mengimpor Mi Samyang yang halal. Mi Samyang ini lah yang kami edarkan ke pasar Indonesia," jelas Endra kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.

Mi Samyang dengan logo halal dari Korea Muslim Federation (KMF)

Mi Samyang yang diedarkan PT. Korinus terdiri dari dua jenis, yakni Hot Chicken Ramen dan Mi Goreng Pedas Rasa Ayam. Kedua produk tersebut sudah terdaftar di BPOM dengan nomor BPOM RI ML: 331510033167 dan 231509027167, dengan gramasi masing-masing 140 gr dan 105 gr.

Diakui Endra, pihaknya masih mengurus sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Namun untuk kepastian halal tidaknya Mi Samyang yang diedarkannya sudah dikeluarkan oleh lembaga terkait di Korea Selatan.

"Yang mengeluarkan sertifikat halal untuk produk kami adalah Korea Muslim Federation (KMF)," terangnya lebih lanjut.



Kasihan! Wanita Ini Jadi Korban Puntung Rokok, Kisahnya Jadi Pelajaran Agar Selalu Waspada di Jalan


Kalian sering sebel gak sih jika menemukan pemotor yang merokok saat berkendara di jalan?

Mereka mengisap rokok sambil naik motor.
Buat kalian yang merasa sebal dengan perilaku pemotor seperti itu, baca berita ini deh.

Akun Facebook bernama Candra Chandra Candrua mengunggah sebuah postingan pada Selasa (28/2/2017).

Postingan tersebut bercerita tentang pengalaman adik si pemilik akun yang terkena puntung rokok.

Menurut penuturan akun Candra Chandra Candrua kejadian ini terjadi di jalan, barat PKU Muhammadiyah, Yogyakarta.

Candra Chandra Candrua menuliskan ceritanya seperti ini:

“Korban putung rokok di jalan kulon 0 km tadi malam..buat mas e nek merokok ojo ro numpak motor njeh,, mandeg ro ngopi kan mlah syadu to”.

Awalnya wanita yang bernama Fia itu bermaksud pulang ke rumahnya di Kulon Progo usai kuliah.

Saat itu dia berkendara pulang dengan naik motor.

Wanita berjilbab ini menggunakan helm tapi saat itu sedang gerimis jadi kacanya dibuka.

Namun nahas, ketika ada pria yang menyalipnya kejadian itu terjadi.

Pria yang menyalip itu sedang merokok.

Bukan abu rokok yang terkena mata Fia, tapi puntung rokok.

Saat ditanya netizen, ‘kena puntung apa kena abunya?’

“Kena putung rokok di barat PKU jogja tadi malam,” begitu jawab Candra Chandra Candrua.

Untungnya, wanita ini tidak mengalami luka yang serius.

“Alhamdulilah gak apa-apa cuma iritasi aja,” kata Candra Chandra Candrua.

“Cuma ditutup aja kok biar gak perih, juga gak kena debu,” tambah Candra Chandra Candrua.

Melihat kejadian ini netizen lainnya menjadi mendapatkan pelajaran untuk tetap waspada di jalan.

“Yg ngrokok boleh asal buang abu atau puntungnya hati2. Memang uang2 sampean, badan juga punya anda tapi “kadang” ada orang lain yg bisa kena dampaknya juga,” kata akun Fani Wijaya.

“Smg cpt smbh yo bwt mb e,dan yg mrkok bsa sadar nlklo mrokok smbl naek mtor bsa mmbhykn org laen,” kata Najwa Putree.

“Emang dasar org gak tau diri. Apa salah nya ngerokok ki duduk menclok neng kursi, ra sambil motoran. Wes ngeracunin udara, kasih orang pentakit, masih juga bikin org lain celaka. Manusia berotak udang,” kata E Hugisan N.

Sementara itu Candra Chandra Candrua juga ikut memberikan saran pada netizen.

“Sabar mbak,, hanya kita aja yg waspada,,, adikq cuma lg apes wae mbak, biar buat pelajaran untuk semua orang, yg merokok di jalan naik motor dia blm pernah ngalamin, klo udah ngalamin sendiri biar bisa merasakan akibatnya”.

Hmm, kalau kalian sendiri bagaimana pendapatnya?

Sumber: tribunnews.com

Pacaran di Kuburan, Sang Gadis Berteriak Hebat dan Bikin Kaget


Ini pelajaran buat para sejoli atau pasangan kekasih untuk tidak menjadikan areal sunyi sebagai tempat memadu kasih. Seperti yang dialami seorang siswi SMA, sebut saja Melati (15) yang nyaris menjadi korban perkosaan di lokasi kuburan China di Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Gorontalo pada Selasa (7/2) lalu.

Dilansir dari Hargo.co.id (Jawa Pos Group), kejadian tersebut bermula saat Melati bersama Aldi (18), pacarnya, mendatangi lokasi kuburan China untuk memadu kasih, sekitar pukul 20.00 Wita. Saking menggeloranya cinta mereka, dua sejoli ini tidak takut lagi dengan suasana pekuburan yang dikenal angker.

Ternyata Melihat Istrinya Yang Sedang... Dua jam kemudian berlalu, tiba-tiba mereka didatangi oleh dua pemuda yang mengaku sebagai warga setempat. Dua pemuda tersebut awalnya memarahi sambil menasihati bahwasanya tidak boleh pacaran di lokasi seperti pekuburan.

Namun, saat hendak pulang, dua pemuda tadi melarang Melati pergi. Sedangkan sang pacar, Aldi yang merupakan warga Kecamatan Telaga justru disuruh pulang sembari diancam akan dilaporkan ke yang berwajib. Dua lawan satu, Aldi pun mengalah dan membiarkan pacarnya dikerumuni dua pemuda tadi.

Ini pelajaran buat para sejoli atau pasangan kekasih untuk tidak menjadikan areal sunyi sebagai tempat memadu kasih. Seperti yang dialami seorang siswi SMA, sebut saja Melati (15) yang nyaris menjadi korban perkosaan di lokasi kuburan China di Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Gorontalo pada Selasa (7/2) lalu.

Dilansir dari Hargo.co.id (Jawa Pos Group), kejadian tersebut bermula saat Melati bersama Aldi (18), pacarnya, mendatangi lokasi kuburan China untuk memadu kasih, sekitar pukul 20.00 Wita. Saking menggeloranya cinta mereka, dua sejoli ini tidak takut lagi dengan suasana pekuburan yang dikenal angker.

Dua jam kemudian berlalu, tiba-tiba mereka didatangi oleh dua pemuda yang mengaku sebagai warga setempat. Dua pemuda tersebut awalnya memarahi sambil menasihati bahwasanya tidak boleh pacaran di lokasi seperti pekuburan.

Namun, saat hendak pulang, dua pemuda tadi melarang Melati pergi. Sedangkan sang pacar, Aldi yang merupakan warga Kecamatan Telaga justru disuruh pulang sembari diancam akan dilaporkan ke yang berwajib. Dua lawan satu, Aldi pun mengalah dan membiarkan pacarnya dikerumuni dua pemuda tadi.

Setelah ditinggal Aldi, Melati pun dipaksa ke lokasi yang lebih jauh dari tempat mereka berdiri. Melati yang merasa terdesak tidak bisa berbuat apa-apa selain menurutinya.

Tak lama setelah berada di tempat remang-remang, Melati pun diperlakukan tidak selayaknya oleh dua lelaki tadi. Melati nyaris diperkosa di mana tangan dua pemuda itu sudah menjamah hampir di sekujur tubuhnya.

Merasa tidak tahan lagi, Melati kemudian berteriak sekeras-kerasnya meminta tolong. Panik, dua pemuda yang berciri-ciri tinggi berisi pun lari kesetanan. Melati kemudian berhasil kabur dan langsung menuju ke Polres Gorontalo Kota sekitar pukul 01.00 Wita untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Kasat Reskrim Gorontalo Kota, AKP Tumpal Alexander, mengaku sudah menerima laporan tersebut dan tengah mengungkap sekaligus mengejar dua pemuda tersebut. “Kami sudah mengantongi ciri-cirinya,” jelasnya Rabu (8/2). (jpg)


Sumber

Awas! Bahaya Makan Ikan Bakar Berisiko Kanker


Sering Makan Ikan Bakar Berisiko Kanker, Apa Benar?
Data medis direview oleh dr. Le Thi My Duyen.

Kanker merupakan salah satu penyakit serius yang dapat menyerang siapa saja. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kanker, seperti faktor genetik maupun faktor lingkungan. Salah satu faktor lingkungan yang dapat menyebabkan kanker adalah makanan yang Anda makan. Ya, makanan tertentu bisa menyebabkan kanker, seperti daging yang dibakar pada suhu tinggi. Bagaimana dengan ikan bakar?

Kenapa makanan yang dibakar dapat meningkatkan risiko kanker

Kebanyakan orang suka dengan makanan yang dibakar. Ya, makanan yang dibakar mempunyai rasa khasnya tersendiri. Namun, tahukah Anda ternyata makanan yang dibakar tidak sesehat yang Anda kira? Makanan yang dibakar bisa jadi tidak sehat dan meningkatkan risiko Anda terkena kanker. Bagaimana bisa?

Mambakar makanan seperti daging, ayam, atau ikan dengan suhu tinggi dapat menyebabkan perubahan zat gizi yang terkandung dalam makanan tersebut. Senyawa protein dalam otot yang ada dalam daging, ayam, atau ikan dapat bereaksi dengan suhu tinggi dari pembakaran dan membentuk senyawa karsinogenik. Senyawa karsinogenik ini bernama heterocyclic amines (HCA). Selain itu, senyawa lain yang disebut sebagai policyclic aromatic hydrocarbon (PAH) juga bisa terbentuk dan meningkatkan risiko kanker. Senyawa PAH terbentuk saat lemak daging, ayam, atau ikan menetes ke bara panas dan menimbulkan asap yang mengendap dalam makanan.

HCA dan PAH mulai terbentuk ketika suhu pembakaran mencapai 100C dan bisa menjadi lebih berbahaya saat suhu mencapai 300C. HCA dan PAH dapat merusak komposisi DNA dalam gen Anda, sehingga dapat memicu perkembangan sel kanker. Sel-sel kanker ini dapat berkembang menjadi kanker usus besar, kanker lambung, kanker payudara, kanker prostat, sampai kanker getah bening. Hal ini mungkin terjadi karena senyawa karsinogenik HCA dapat menyebar ke jaringan lain di seluruh tubuh melalui aliran darah.

Apakah saya harus menghindari makan ikan bakar untuk mencegah kanker?

Tampaknya, Anda tidak harus menghindari konsumsi ikan bakar. Makanan bukan satu-satunya penyebab kanker, masih banyak penyebab kanker lainnya yang lebih besar. Namun, ada baiknya Anda membatasi, jangan terlalu banyak atau sering makan makanan yang dibakar, terutama daging yang dibakar.

Mengapa? Daging atau ayam memiliki kandungan protein dan lemak yang lebih banyak dibandingkan ikan. Sehingga, senyawa HCA yang terbentuk dari pembakaran daging bisa lebih banyak dibandingkan ikan bakar. Selain itu, daging atau ayam membutuhkan waktu lebih lama saat dibakar dibandingkan ikan bakar. Semakin lama makanan dibakar, maka semakin berbahaya. Jadi, risiko ikan bakar dalam menyebabkan kanker sebenarnya lebih kecil dibandingkan jika Anda makan daging atau ayam bakar.

Tips membakar makanan agar lebih sehat

Untuk semakin mengurangi risiko kanker saat Anda makan makanan yang dibakar, ada baiknya Anda mengikuti tips berikut ini.

   - Marinasi ikan atau daging sebelum Anda membakarnya. Marinasi dapat menurunkan kadar pembentukan HCA sampai sebesar  99%. Terutama, marinasi dengan bahan-bahan yang asam.
   - Gunakan rempah-rempah untuk membumbui. Ini juga dapat menurunkan pembentukan senyawa HCA. Anda bisa menggunakan daun mint, bawang bombay, bawang putih, rosemary, dan kunyit.
   - Jangan mengoleskan saus saat membakar. Penggunaan saus barbeque saat membakar dapat meningkatkan kemungkinan pembentukan HCA sebanyak 1,9-2,9 kali lebih besar. Sebaiknya gunakan saus saat Anda ingin memakannya.
   - Makan daging atau ikan bakar bersama dengan sayuran dan buah, seperti bayam, apel, semangka, blueberry, dan anggur. Ini dapat menghambat aktivitas senyawa HCA dalam tubuh.
   - Jangan membakar makanan terlalu lama. Anda bisa memotong daging atau ikan dalam potongan lebih kecil agar lebih cepat matang.
   - Bersihkan panggangan dari residu karsinogenik yang menempel sebelum maupun setelah Anda menggunakannya.


Sumber